Skip to main content

KEGIATAN KETAHANAN PANGAN DI PAKPAK BHARAT DESA PENANGGALAN BINANGA BOANG KECAMATAN SALAK

Desa Penanggalan Binanga Boang adalah sebuah Desa di Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara dengan Kode Pos 22272. Desa ini memiliki kantor desa di Balai Desa P.B.Boang dan telah mengadakan kegiatan seperti rapat penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Desa ini aktif dalam kegiatan pemerintahan dan pembangunan, seperti menyusun RKPDes untuk perencanaan pembangunan. Desa ini juga memiliki potensi pertanian dan UMKM dan Fun Rafting Kabupaten Pakpak Bharat. 

Desa Penanggalan Binanga Boang terdiri dari lima dusun, yaitu:[1]

  • Dusun I Penanggalan Jehe
  • Dusun II Penanggalan Julu
  • Dusun III Binanga Boang
  • Dusun IV Aran
  • Dusun V Kutarimbaru-Mungkur

undefined

Jumlah penduduk 1.136 jiwa (2024). Mayoritas penduduk Desa Penanggalan Binanga Boang memeluk agama kristen Protestan, Islam, Kristen Katolik. Suku nyang di anut adalah Suku Pakpak mayoritas sedangkan suku lain ada juga batak toba, jawa, nias dan flores.

Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025: Menegaskan bahwa dana desa harus digunakan untuk ketahanan pangan guna mendukung swasembada pangan. Dari hasil musyawarah di desa Bumbdes memfokuskan budidaya ayam petelur.

Pada Tahun 2025 Prioritas dana desa untuk ketahanan pangan bertujuan untuk memperkuat ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan di tingkat desa. Berdasarkan peraturan yang berlaku, minimal 20% dari dana desa harus dialokasikan untuk program ketahanan pangan, dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pelaksana utama.

Dengan hadirnya program tersebut Bumdes desa Penanggalan Binanga Boang yaitu  BUMDES “ARIH MERSADA” mempunyai target dan program budidaya ayam petelur. Nomor AHU-03355.AH.01.33 Tahun 2022.

 

Bentuk prioritas dana desa untuk ketahanan pangan yaitu BUDIDAYA AYAM PETELUR.

Prioritas penggunaan Dana Desa untuk ketahanan pangan dapat diwujudkan dalam bentuk program dan kegiatan, di antaranya:

  • Peningkatan konsumsi pangan lokal: Mendorong masyarakat untuk mengonsumsi pangan yang dihasilkan sendiri di desa seperti ayam petelur.

Dana yang disalurkan pemertintah desa untuk Bhumdes sekitar 20 % dari Aanggaran Dana Desa ditahun berjalan.

Sasaran dari hasil telur ayam akan di utamakan kepada masyarakat lokal di desa dan sebagiannya akan di pasarkan kepasar dengan harga lebih sedikit murah daripada harga telur biasanya di beli oleh warga.

Ditrribusi telur dilakukan dengan 2 cara yaitu pengelola Bumdesa mengantarkan ke warga dan warga juga bisa langsung ke kandang ayam untuk membeli telur secara langsung karena kandang ayam petrlur tidak jauh dari permukiman warga.

Untuk menjaga kelangsungan dan kualitas telur, setiap hari pekerja yang mengurus ayam tersebut merawat dan memelihara ayam dengan maksimal dan obat-obatan yang tersedia.

Aktivitas Budidaya Ayam Petelur.

    




Pembangunan kandang ayam 

2.   -   Penebaran bibit usia 2 bulan sekaligus launching bersama pengurus Bumdes, Pemerintah Desa, Dinas PMD Kabupaten, Tim Pendamping Propesional dari Tenaga Ahli, Pendamping Kecamatan dan Pendamping Lokal Desa

3.   -    Monitoring atas perawatan bibit ayam sampai keberhasilan telur

4.      Hingga berita ini ditayangkan maka produksi telur sudah berjalan dan sudah dipasarkan ke masyarakt.

Dukungan-dukungan :

Tentunya dukungan sangat banyak yang mendukung baik Pemerintah Desa itu sendiri, Pemerintah Kabupaten Dinas PMD, Tenaga Pendamping Profesional, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat dan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah yang ada di desa.


Njuah-juah banta karina 14102025


Comments